Laporan Wartawan Matababel WL (22/05/20).

Belitung, www.matababelonlinw.com- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperpanjang masa penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa menjadi enam bulan dari yang sebelumnya hanya tiga bulan.

Dengan perpanjangan masa penyaluran tersebut maka pemerintah juga menambah besaran BLT menjadi Rp 2,7 juta per Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dari yang sebelumnya Rp 1,8 juta per KPM.

Sehingga total anggaran untuk BLT Desa meningkat dari Rp 21,19 triliun menjadi Rp 31,79 triliun.

Pada tiga bulan pertama, KPM akan mendapatkan BLT sebesar Rp 600.000 per bulan, sementara tiga bulan berikutnya sebesar Rp 300.000 per bulan.

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD) melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Antonio Afriza, S.IP saat di konfirmasi matababel, Jumat (22/05/20) mengatakan, bila mengarah pada Keputusan Peraturan Menteri Keuangan No 50, bahwa benar BLT di perpanjang.

“Berdasarkan PMK No 50 tahun 2020 tentang perubahan kedua PMK 205 tahun 2019. Bahwa dana BLT DD diperpanjang jadi 6 bulan, tpi untuk bulan 4, 5 , 6 sebesar 300 ribu,” ucapnya.

Menurut Antonio, BLT Dana Desa tahap 2 (dua) tanpa persyaratan jadi bisa langsung di salurkan. Serta ada dua hal yg membedakan perubahan dengan PMK 40 tahun 2020 yaitu Perubahan BLT DD jadi 6 bulan dan Syarat penyaluran Dana Desa tahap II (dua) tanpa persyaratan jadi dapat langsung disalurkan

“Sampai saat ini kami Pemerintah Desa (Pemdes) masih menunggu regulasi lanjut, baik dari kemendes maupun kemendagri. Terkait dengan PMK 50 karna ketiga regulasi ini saling berkaitan,” sambungnya.

Ia berharap, dengan adanya kebijakan tersebut, masyarakat bisa memanfaatkan sebaik-baiknya dana bantuan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari di masa pademi Corona ini

“Semoga BLT DD, bisa bermanfaat bagi masyarakat penerima manfaat,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here